Berita

Pelayanan Prakerja di Bantul, solusi di tengah Pandemi Covid 19

Jumat Wage, 12 Juni 2020 08:07 WIB 672

foto

 

Di tengah ketidakpastian ekonomi  dan munculnya banyak pengangguran terkait pandemi Covid-19, Pemerintah RI berharap program Kartu Prakerja dapat membantu tenaga kerja untuk meningkatkan keterampilan melalui pelatihan online maupun offline. Kartu Prakerja tidak hanya bisa diikuti oleh " fresh graduate" atau mereka yang sedang mencari pekerjaan, namun juga para buruh, karyawan dan pegawai. Singkatnya, semua warga bangsa yang berusia 18 tahun ke atas dan tidak sedang sekolah atau kuliah, boleh mendaftar dan berkesempatan mendapat pelatihan.

Namun dalam masa Pandemi ini tentunya menjadi tantangan tersendiri bagi pelayanan publik di daerah, khususnya Kabupaten Bantul dimana antusiasme masyarakat produktif dengan munculnya Kartu Prakerja ini sangat besar sehingga masyarakat banyak berbondong-bondong ke Disnakertrans Kabupaten Bantul untuk mendapatkan informasi tentang cara daftar ataupun informasi apa manfaat Kartu Pra Kerja tersebut.

Pada pembukaan gelombang pertama saat Kartu Prakerja dibuka online oleh Pemerintah Pusat ada hampir ratusan datang ke Kantor Disnakertrans Kabupaten Bantul, namun kami tetap menerapkan protocol kesehatan yang kami rancang sedemikian rupa dalam rangka pencegahan covid 19.

Mengutip laman resmi prakerja.go.id, beberapa syarat mengikuti program kartu prakerja, antara lain calon peserta merupakan warga negara Indonesia (WNI), minimal berusia 18 tahun, dan sedang tak menempuh pendidikan formal. 


Dalam hal ini, pemerintah akan melakukan verifikasi data calon peserta terlebih dahulu sebelum memutuskankelangkahselanjutnya.
Setelah data yang diberikan calon peserta terverifikasi, calon peserta akan mengikuti tes motivasi dan matematika dasar. 


Hal ini dilakukan untuk mengetahui kompetensi dan potensi yang dimiliki calon peserta. 
Jika lolos seleksi, peserta bisa memilih jenis pelatihan yang diinginkan dan sesuai dengan kompetensinya masing-masing. Di sini, peserta bisa mengikuti pelatihan secara daring (online) selama penyebaran virus corona masih meluas di Indonesia. 
 

Pemerintah bekerja sama dengan beberapa platform digital, seperti Tokopedia, Ruang Guru, Mau Belajar Apa, Bukalapak, Pintaria, Sekolahmu, dan Pijar. Sementara, untuk pembayaran bisa dilakukan melalui BNI, OVO,Gopay,dan LinkAja. 

Dalam hal ini, setiap peserta akan mendapatkan total insentif bantuan pelatihan sebesar Rp3,55 juta. Dana itu terdiri dari biaya pelatihan sebesar Rp1 juta, insentif pasca pelatihan Rp600 ribu per bulan selama empat bulan, dan insentif survei sebesar Rp50 ribu untuk tiga kali.
Jika peserta tak mengikuti pelatihan pertama, maka statusnya sebagai peserta di program kartu prakerja langsung hangus dan tak akan mendapatkan insentif yang dijanjikan pemerintah.

Pemerintah menyediakan call center jika ada calon peserta yang kesulitan mendaftar dan menggunakan fasilitas di program kartu prakerja. 


Masyarakat bisa menghubungi call center di nomor 021-25541246 dan e-mail di info@prakerja.go.id.

Layanan ini buka setiap Senin-Jumat dari pukul 08.00-19.00 WIB. 


Sebagai informasi, pemerintah akan menyalurkan kartu prakerja kepada 5,6 juta orang terdampak pemutusan hubungan kerja (PHK) serta pekerja informal yang pendapatannya tertekan akibat penyebaran virus corona



 


Info COVID-19

Sosial media

 

 

Tautan

Pengunjung
  • Pengunjung: 2425195
  • Online: 17
  • Hari ini: 862